Format Penulisan Jurnal SINTA yang Benar 2026 Panduan Lengkap

Format Penulisan Jurnal Sinta
Format Penulisan Jurnal Sinta

Memahami format penulisan jurnal SINTA yang benar adalah langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum menulis satu kata pun dari naskahmu. Kesalahan format sekecil apapun bisa membuat naskah dikembalikan editor bahkan sebelum masuk ke meja reviewer, tanpa peduli seberapa bagus isi penelitiannya.

Panduan ini membahas secara lengkap dan praktis: struktur IMRaD standar jurnal SINTA, spesifikasi teknis penulisan (font, margin, spasi), panduan tiap komponen artikel, gaya sitasi yang umum digunakan, tools wajib yang disarankan, hingga checklist final sebelum submit semuanya dalam satu halaman yang bisa langsung kamu terapkan.

Catatan penting: SINTA tidak menyediakan satu template nasional yang berlaku untuk semua jurnal. Setiap jurnal punya template dan Author Guidelines sendiri. Panduan ini adalah standar umum selalu unduh template resmi dari website jurnal tujuanmu sebelum mulai menulis.

📝 Naskah Sudah Jadi tapi Belum Yakin Formatnya?

Konsultasi gratis — kami bantu review & format naskahmu sesuai template jurnal

Semua bidang ilmu | LoA 3–7 hari kerja | Garansi Terbit 100%

📲 Konsultasi Sekarang


Struktur Standar Jurnal SINTA  Format IMRaD

Hampir semua jurnal SINTA menggunakan struktur IMRaD singkatan dari Introduction, Methods, Results and Discussion. Ini adalah standar penulisan artikel ilmiah internasional yang membantu pembaca memahami penelitian secara sistematis dan logis.

Berikut komponen lengkap artikel jurnal SINTA berdasarkan urutan standar:

1️⃣ Judul (Title)

Maks. 12–15 kata, informatif, mengandung keyword utama, dan menggambarkan isi penelitian tanpa singkatan.

2️⃣ Abstrak (Abstract)

150–250 kata, mencakup tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan. Tanpa sitasi dan tanpa singkatan.

3️⃣ Kata Kunci (Keywords)

3–6 kata/frasa kunci yang mencerminkan topik utama. Dipisah dengan titik koma atau koma sesuai ketentuan jurnal.

4️⃣ Pendahuluan (Introduction)

Latar belakang, identifikasi masalah, kajian literatur singkat, novelty/kebaruan, dan tujuan penelitian yang jelas.

5️⃣ Metode (Methods)

Desain penelitian, populasi/sampel, instrumen, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis. Harus cukup detail agar dapat direplikasi.

6️⃣ Hasil & Pembahasan (Results & Discussion)

Penyajian data dan temuan penelitian, diikuti interpretasi bermakna yang menghubungkan hasil dengan literatur yang ada.

7️⃣ Kesimpulan (Conclusion)

Ringkasan temuan utama, implikasi praktis/teoritis, dan rekomendasi penelitian lanjutan. Bukan pengulangan abstrak.

8️⃣ Daftar Pustaka (References)

Semua sumber yang dikutip dalam teks. Format mengikuti gaya sitasi jurnal tujuan (APA, IEEE, Vancouver, dll).

💡 Beberapa jurnal SINTA menggabungkan Hasil dan Pembahasan menjadi satu section, sementara yang lain memisahkannya. Ada juga yang menyertakan section Acknowledgement (Ucapan Terima Kasih) sebelum Daftar Pustaka. Selalu ikuti struktur yang ditentukan di Author Guidelines jurnal tujuanmu.


Spesifikasi Teknis Penulisan (Font, Margin, Spasi)

Meski setiap jurnal SINTA bisa memiliki ketentuan yang berbeda, berikut spesifikasi teknis yang paling umum ditemui di jurnal SINTA 1–6:

Elemen Spesifikasi Umum Catatan
Ukuran Kertas A4 (210 × 297 mm) Standar universal hampir semua jurnal nasional
Margin 2–3 cm semua sisi (atas, bawah, kiri, kanan) Paling umum: 2,5 cm atau 3 cm semua sisi
Jenis Font Times New Roman atau Arial Times New Roman lebih umum; sebagian jurnal teknik pakai Arial
Ukuran Font (Isi) 10–12 pt Paling umum 11pt atau 12pt untuk teks utama
Ukuran Font (Judul) 14–16 pt, Bold Judul artikel — biasanya centered dan bold
Ukuran Font (Heading) 12 pt, Bold (H1); 11 pt, Bold Italic (H2) Numbering heading: 1. / 1.1 / 1.1.1
Spasi 1,0 atau 1,15 (single space) Berbeda dengan skripsi/tesis yang pakai 1,5 atau 2,0
Kolom 1 kolom atau 2 kolom Tergantung jurnal — banyak yang pakai 2 kolom
Panjang Artikel 3.000–8.000 kata / 8–20 halaman Sangat bervariasi antar jurnal
Format File .docx (utama) + .pdf (opsional) Submit melalui OJS biasanya perlu keduanya
⚠️ Ingat: Tabel di atas adalah spesifikasi umum — bukan standar mutlak. Setiap jurnal SINTA bisa memiliki ketentuan yang berbeda. Selalu buka dan baca Author Guidelines di website jurnal tujuanmu sebelum memulai penulisan.

Panduan Lengkap Tiap Komponen Artikel

Berikut penjelasan praktis untuk masing-masing bagian artikel agar sesuai standar dan lebih mudah diterima reviewer:

📌 1. Judul Artikel

Judul adalah hal pertama yang dilihat editor dan reviewer dan sering menjadi penentu apakah naskah lanjut dibaca atau tidak.

Kriteria judul yang baik:

✅ Maksimal 12–15 kata
✅ Mengandung kata kunci utama penelitian
✅ Menggambarkan isi dan temuan secara spesifik
❌ Hindari singkatan, akronim, dan nama peraturan
❌ Hindari kata-kata tidak substantif seperti “Studi tentang…” atau “Analisis mengenai…”

📌 2. Abstrak

Abstrak adalah “wajah” naskahmu di database akademik — reviewer membaca ini pertama kali, dan ini yang muncul di Google Scholar.

Struktur abstrak yang ideal (150–250 kata):

Konteks/Latar: 1–2 kalimat mengapa topik ini penting
Tujuan: Apa yang ingin dicapai penelitian ini
Metode: Ringkasan singkat pendekatan yang digunakan
Hasil Utama: Temuan terpenting (dengan angka/data jika ada)
Kesimpulan: Implikasi atau kontribusi penelitian

❌ Tanpa sitasi, tanpa singkatan, tanpa penomoran

📌 3. Pendahuluan

Pendahuluan yang baik membangun argumen mengapa penelitianmu perlu ada dan apa yang membedakannya dari penelitian sebelumnya.

Alur pendahuluan yang efektif:

1. Konteks luas → Mengapa topik ini relevan secara umum
2. Gap penelitian → Apa yang belum dijawab oleh penelitian sebelumnya
3. Novelty → Apa kebaruan yang penelitianmu tawarkan
4. Tujuan penelitian → Pernyataan tujuan yang jelas dan terukur

💡 Tips: Nyatakan novelty secara eksplisit — reviewer SINTA akan langsung mencarinya

📌 4. Metode Penelitian

Metode harus cukup detail agar penelitian bisa direplikasi — ini standar universal peer review ilmiah.

Komponen metode yang wajib ada:

Desain penelitian: Kuantitatif, kualitatif, atau mixed-method
Populasi & sampel: Kriteria, ukuran, dan teknik pengambilan sampel
Instrumen: Jenis dan validitas instrumen yang digunakan
Pengumpulan data: Prosedur dan waktu pengumpulan
Analisis data: Teknik analisis dan software yang digunakan (SPSS, NVivo, R, dll)

📌 5. Hasil dan Pembahasan

Ini adalah jantung artikel — bagian yang paling banyak mendapat perhatian reviewer.

Panduan hasil & pembahasan:

Hasil: Sajikan data secara objektif — gunakan tabel, grafik, atau gambar yang relevan. Setiap tabel/gambar harus memiliki nomor dan judul yang jelas.

Pembahasan: Interpretasikan makna hasil — hubungkan dengan teori dan penelitian sebelumnya. Jelaskan mengapa hasil ini penting dan apa implikasinya.

❌ Hindari hanya deskripsi data tanpa interpretasi — ini kesalahan paling umum yang membuat reviewer meminta revisi mayor

📌 6. Kesimpulan

Kesimpulan bukan pengulangan abstrak atau ringkasan pembahasan. Fokus pada: (1) jawaban atas tujuan penelitian, (2) kontribusi teoretis atau praktis temuan, dan (3) rekomendasi untuk penelitian lanjutan. Tulis ringkas dan padat — 1 paragraf atau maksimal 250 kata.

✨ Tim Kami Siap Bantu

Format Naskahmu Kami Urus — Kamu Fokus Isi Penelitian

✅ Penyesuaian template jurnal
✅ Format sitasi & Mendeley
✅ Cek Turnitin & similarity
✅ Proofreading bahasa
✅ Review struktur & novelty
Garansi Publish 100%

Gaya Sitasi yang Umum Digunakan Jurnal SINTA

Kesalahan format sitasi adalah penyebab penolakan yang sering dianggap sepele tapi sangat mudah dihindari. Berikut tiga gaya sitasi yang paling umum digunakan jurnal SINTA:

📚 APA (American Psychological Association) — Paling Umum

Digunakan oleh mayoritas jurnal sosial, pendidikan, psikologi, dan humaniora. Sitasi dalam teks menggunakan sistem author-date: (Nama, Tahun).

Contoh:
Dalam teks: (Raharjo, 2023)
Daftar pustaka: Raharjo, A. (2023). Judul artikel. Nama Jurnal, 5(2), 45–67.

⚡ IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers)

Wajib untuk jurnal teknik, informatika, dan sains eksak. Menggunakan sistem nomor [1], [2] dalam teks yang sesuai dengan urutan referensi.

Contoh:
Dalam teks: [1], [2], [3]
Daftar pustaka: [1] A. Raharjo, “Judul artikel,” Nama Jurnal, vol. 5, no. 2, pp. 45–67, 2023.

🏥 Vancouver — Bidang Kesehatan & Kedokteran

Digunakan di jurnal kesehatan, keperawatan, farmasi, dan kedokteran. Mirip dengan IEEE — menggunakan angka superscript atau dalam kurung.

Contoh:
Dalam teks: ¹ atau (1)
Daftar pustaka: 1. Raharjo A. Judul artikel. Nama Jurnal. 2023;5(2):45-67.

💡 Tips: Gunakan Mendeley untuk manajemen referensi — aplikasi ini bisa otomatis menghasilkan sitasi dalam format APA, IEEE, Vancouver, dan ratusan gaya lainnya. Dengan Mendeley, kamu tidak perlu menulis sitasi secara manual dan risiko kesalahan format turun drastis.


4 Tools Wajib untuk Menulis Jurnal SINTA

Empat tools berikut sudah menjadi standar industri akademik dan sangat direkomendasikan sebelum melakukan submit ke jurnal manapun:

1
Mendeley — Manajemen Referensi

Aplikasi gratis untuk menyimpan, mengatur, dan menghasilkan sitasi secara otomatis dalam format APA, IEEE, Vancouver, atau ratusan gaya lainnya. Plugin Word-nya memungkinkan insert sitasi langsung saat menulis tanpa berpindah aplikasi.

2
Turnitin / iThenticate — Cek Plagiarisme

Wajib digunakan sebelum submit. Jurnal SINTA umumnya menetapkan batas similarity maksimal 20–25%. Cek lebih awal memungkinkan kamu memperbaiki bagian yang memiliki kemiripan tinggi sebelum ditolak editor.

3
Grammarly — Proofreading Bahasa

Untuk naskah berbahasa Inggris, Grammarly membantu mendeteksi kesalahan tata bahasa, pilihan kata, dan gaya penulisan akademik. Versi gratis sudah cukup untuk koreksi dasar; versi premium lebih komprehensif untuk gaya penulisan ilmiah.

4
Microsoft Word — Penulisan & Formatting

Standar industri untuk penulisan dan formatting artikel ilmiah. Pastikan menggunakan fitur Styles untuk heading, paragraph spacing, dan numbering agar format konsisten. Menulis langsung di dalam template jurnal dari awal (bukan copy-paste setelah selesai) sangat dianjurkan.


Cara Mendapatkan Template Resmi Jurnal SINTA

Template yang kamu butuhkan adalah template dari jurnal yang kamu tuju secara spesifik — bukan template generik SINTA. Berikut cara mendapatkannya:

1
Temukan Jurnal di Portal SINTA

Buka sinta.kemdiktisaintek.go.id → menu Journal → cari berdasarkan nama atau bidang ilmu → pastikan status aktif dan peringkat sesuai kebutuhan.

2
Buka Website Resmi Jurnal

Klik nama jurnal di SINTA → klik ikon website untuk buka OJS jurnal tersebut secara langsung di tab baru.

3
Cari Menu Author Guidelines / Submissions

Di halaman OJS, cari menu Author Guidelines, For Authors, atau Submissions. Di sinilah template .doc/.docx biasanya tersedia untuk diunduh.

4
Baca Template Dulu Sebelum Mulai Menulis

Jangan langsung mengisi — baca seluruh template terlebih dahulu, perhatikan instruksi yang ditulis dalam teks berwarna merah atau komentar. Menulis langsung di dalam template (hapus placeholder, ganti dengan konten) jauh lebih efisien daripada menyesuaikan format setelah naskah selesai.


Kesalahan Format yang Paling Sering Membuat Naskah Ditolak

Berdasarkan pola yang sering ditemui dalam proses pendampingan naskah, berikut kesalahan format yang paling umum dan cara menghindarinya:

❌ Tidak Menggunakan Template Jurnal

Copy-paste dari dokumen lain atau skripsi tanpa menyesuaikan format OJS jurnal tujuan. Editor langsung bisa melihat ini dan sering mengembalikan tanpa diproses.

❌ Format Sitasi Tidak Konsisten

Mencampur gaya sitasi APA dan IEEE dalam satu naskah, atau menulis sitasi secara manual dengan format yang tidak seragam. Gunakan Mendeley untuk konsistensi.

❌ Abstrak Terlalu Panjang atau Terlalu Pendek

Abstrak di bawah 100 kata atau melebihi 300 kata sering langsung dikembalikan. Hitung kata abstrakmu dan sesuaikan dengan batas di Author Guidelines.

❌ Similarity Melebihi Batas

Submit tanpa cek Turnitin terlebih dahulu. Banyak jurnal SINTA menetapkan batas 20–25% dan langsung menolak tanpa membaca konten jika similarity melewati batas.

❌ Referensi Tidak Relevan atau Kedaluwarsa

Menggunakan referensi dari lebih dari 10 tahun lalu sebagai mayoritas, atau menyitasi blog, Wikipedia, dan sumber non-jurnal secara berlebihan.

❌ Tabel & Gambar Tanpa Judul/Nomor

Setiap tabel dan gambar wajib memiliki nomor urut dan judul yang jelas. Judul tabel di atas tabel, judul gambar di bawah gambar — standar ini berbeda dari laporan biasa.

Checklist Format Sebelum Submit Jurnal SINTA

Sebelum klik tombol Submit di OJS, pastikan semua item berikut sudah terpenuhi:

📋 Checklist Format & Konten

☐ Template resmi jurnal sudah digunakan
☐ Margin, font, dan spasi sesuai ketentuan
☐ Judul ≤ 15 kata, mengandung keyword
☐ Abstrak 150–250 kata (cek batas di jurnal)
☐ Kata kunci 3–6 frasa relevan
☐ Pendahuluan menyebutkan novelty secara eksplisit
☐ Metode cukup detail untuk direplikasi
☐ Hasil disertai interpretasi bermakna
☐ Kesimpulan menjawab tujuan penelitian
☐ Semua tabel & gambar bernomor dan berjudul
☐ Format sitasi konsisten (APA/IEEE/Vancouver)
☐ Mendeley digunakan untuk daftar pustaka
☐ Similarity di bawah batas jurnal (cek Turnitin)
☐ Referensi ≥ 80% dari 5 tahun terakhir
☐ Bahasa sudah diproofread (Grammarly/manual)
☐ Metadata OJS (judul, abstrak, keyword, afiliasi) lengkap

Call for Paper — Pendampingan Publikasi Jurnal SINTA

📢 Call for Paper

Pendampingan Publikasi
Jurnal Nasional SINTA

Jaminan Terbit 100%

Focus & Scope

Multidisiplin

SINTA 3
SINTA 4
SINTA 5
SINTA 6

Nilai KUM

10–25

Info Terbit

Tahun Ini

✨ Benefit

✅ Jurnal

✅ Review

✅ Mendeley

✅ Layout Jurnal

✅ Sertifikat

✅ Cek Plagiarisme

✅ Publish Jurnal

✅ Proofreading

📋 Keperluan

1. Syarat Kelulusan

2. Kepangkatan

3. BKD

4. Ikatan Peneliti

5. Syarat Sidang Yudisium

Hubungi kami sekarang dan dapatkan konsultasi GRATIS!

📲 +62 852 2262-2755

wrpublishing.id | Konsultasi via WhatsApp


Kesimpulan

Format penulisan jurnal SINTA yang benar mencakup dua lapisan: struktur konten (IMRaD) dan spesifikasi teknis (font, margin, sitasi). Keduanya sama pentingnya — naskah dengan konten bagus tapi format salah tetap bisa dikembalikan editor sebelum masuk ke reviewer.

Kunci utamanya sederhana: selalu unduh dan baca template resmi dari website jurnal tujuanmu sebelum mulai menulis. Gunakan Mendeley untuk sitasi, Turnitin untuk cek similarity, dan Grammarly untuk proofreading bahasa. Menulis langsung di dalam template dari awal akan menghemat waktu berjam-jam di akhir.

Jika kamu membutuhkan bantuan dalam memformat naskah, menyesuaikan template, atau pendampingan penuh hingga terbit, tim WR Publishing siap membantu dengan proses yang transparan dan garansi publish 100%.


FAQ

Apa saja komponen utama format penulisan jurnal SINTA?

Format penulisan jurnal SINTA menggunakan struktur IMRaD yang terdiri dari: Judul, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan (Introduction), Metode (Methods), Hasil dan Pembahasan (Results & Discussion), Kesimpulan (Conclusion), dan Daftar Pustaka (References). Beberapa jurnal menambahkan Ucapan Terima Kasih sebelum daftar pustaka.

Berapa panjang abstrak yang ideal untuk jurnal SINTA?

Sebagian besar jurnal SINTA menetapkan panjang abstrak antara 150–250 kata. Abstrak harus mencakup konteks/latar, tujuan penelitian, metode, hasil utama, dan kesimpulan — tanpa sitasi dan tanpa singkatan. Selalu cek ketentuan spesifik di Author Guidelines jurnal tujuanmu.

Gaya sitasi apa yang digunakan jurnal SINTA?

Gaya sitasi bergantung pada bidang ilmu dan kebijakan masing-masing jurnal. Yang paling umum: APA (untuk sosial, pendidikan, humaniora), IEEE (teknik, informatika, sains eksak), dan Vancouver (kesehatan, kedokteran). Selalu gunakan Mendeley agar format sitasi konsisten dan bebas kesalahan.

Apakah ada template standar untuk semua jurnal SINTA?

Tidak. SINTA hanya mengindeks dan memberi peringkat jurnal — bukan menentukan template penulisan. Setiap jurnal memiliki template sendiri yang bisa sangat berbeda satu sama lain. Untuk mendapatkan template yang benar, buka website OJS jurnal tujuanmu dan unduh template di menu Author Guidelines atau Submissions.