Harga publikasi jurnal SINTA 2 menjadi topik yang paling sering dicari oleh mahasiswa S2, S3, dosen, dan peneliti di Indonesia ketika mereka menargetkan publikasi ilmiah bereputasi nasional.
Topik ini relevan karena publikasi di jurnal SINTA 2 sering menjadi syarat kelulusan, kenaikan jabatan fungsional, hibah penelitian, hingga penilaian kinerja akademik.
Artikel ini membahas apa itu jurnal SINTA 2, siapa saja yang membutuhkannya, kapan biaya publikasi muncul, di mana biaya tersebut dibayarkan, mengapa nominalnya bisa berbeda, dan bagaimana cara kamu menyiasatinya agar lebih efisien.
Apa Itu Jurnal SINTA 2 dan Mengapa Banyak Dicari

Jurnal SINTA 2 adalah jurnal ilmiah nasional terakreditasi dengan peringkat kedua tertinggi di sistem SINTA Indonesia. SINTA sendiri merupakan singkatan dari Science and Technology Index yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Menurut pedoman akreditasi nasional, jurnal SINTA 2 memiliki standar ketat dalam hal kualitas artikel, konsistensi terbitan, proses peer review, dan tata kelola editorial. Karena standar inilah, publikasi di jurnal SINTA 2 memiliki nilai akademik yang tinggi dan sering disetarakan dengan jurnal internasional bereputasi tertentu dalam konteks penilaian angka kredit dosen.
Kisaran Harga Publikasi Jurnal SINTA 2 Terbaru

1. Rata-Rata Harga Publikasi
Berdasarkan kompilasi data dari berbagai laman jurnal nasional dan pengalaman penulis akademik Indonesia hingga awal 2026, harga publikasi jurnal SINTA 2 berada pada kisaran:
- Rp1.500.000 hingga Rp4.000.000 per artikel
Angka ini merupakan Article Processing Charge atau APC yang dibayarkan setelah artikel dinyatakan diterima.
Menurut laporan internal beberapa pengelola jurnal universitas negeri tahun 2025, sekitar 70 persen jurnal SINTA 2 mengenakan biaya di bawah Rp3.000.000, terutama jurnal yang dikelola oleh perguruan tinggi negeri.
2. Apakah Ada Jurnal SINTA 2 Gratis
Jawabannya ada, tetapi sangat terbatas. Jurnal SINTA 2 tanpa biaya publikasi biasanya memiliki ciri:
- Dikelola penuh oleh universitas negeri
- Memiliki subsidi institusi atau hibah pengelolaan jurnal
- Kuota artikel sangat terbatas
- Proses seleksi sangat ketat dan waktu tunggu lama
Menurut prinsip open access yang dikemukakan oleh Peter Suber, pakar komunikasi ilmiah internasional, biaya publikasi sering dialihkan dari pembaca ke penulis demi akses terbuka, tetapi model subsidi tetap menjadi solusi ideal bagi negara berkembang.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Publikasi Jurnal SINTA 2

1. Status Pengelola Jurnal
Jurnal yang dikelola universitas swasta cenderung memiliki APC lebih tinggi dibanding jurnal universitas negeri. Hal ini disebabkan keterbatasan dana operasional dan minimnya subsidi.
2. Frekuensi Terbitan
Jurnal dengan frekuensi terbit tinggi seperti enam kali setahun biasanya memiliki biaya publikasi lebih stabil dan relatif kompetitif karena volume artikel lebih besar.
3. Bidang Ilmu
Bidang ilmu tertentu seperti kesehatan, teknik, dan ilmu komputer umumnya memiliki APC lebih tinggi dibanding sosial humaniora. Ini berkaitan dengan kebutuhan reviewer spesialis dan proses editorial yang lebih kompleks.
4. Layanan Tambahan
Beberapa jurnal SINTA 2 menawarkan layanan tambahan seperti proofreading bahasa Inggris, similarity checking lanjutan, dan layout cepat. Layanan ini sering dimasukkan dalam biaya publikasi.
Perbedaan Harga Publikasi dan Biaya Submit

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa tidak semua biaya muncul di awal.
- Biaya submit biasanya berkisar Rp0 hingga Rp500.000 dan dibayarkan saat mengirim naskah.
- Biaya publikasi atau APC dibayarkan setelah artikel dinyatakan accepted.
Menurut survei pengelola jurnal nasional tahun 2024, lebih dari 80 persen jurnal SINTA 2 hanya menarik biaya setelah acceptance, sehingga relatif aman bagi penulis.
Risiko Publikasi Murah yang Perlu Kamu Waspadai

Harga publikasi jurnal SINTA 2 yang terlalu murah bahkan di bawah Rp1.000.000 patut dicurigai. Beberapa risiko yang sering terjadi antara lain:
- Proses review tidak transparan
- Waktu acceptance tidak realistis, misalnya kurang dari satu minggu
- Jurnal berpotensi diturunkan akreditasinya
- Tidak terindeks aktif di SINTA meskipun mengklaim SINTA 2
Menurut prinsip etika publikasi dari Committee on Publication Ethics, transparansi biaya dan proses editorial adalah indikator utama jurnal yang kredibel.
Tips Hemat Publikasi Jurnal SINTA 2 Tanpa Menurunkan Kualitas

1. Manfaatkan Jurnal Subsidi
Pantau jurnal yang mendapatkan hibah pengelolaan dari pemerintah. Biasanya mereka membuka periode bebas biaya publikasi.
2. Kolaborasi dengan Dosen Pembimbing
Banyak dosen memiliki akses informasi jurnal gratis atau kuota publikasi internal kampus yang tidak diumumkan secara luas.
3. Siapkan Naskah Seoptimal Mungkin
Artikel yang rapi secara metodologi dan bahasa akan mengurangi revisi berulang. Semakin cepat diterima, semakin kecil risiko biaya tambahan.
4. Cek Status Akreditasi Terbaru
Pastikan jurnal benar-benar aktif di SINTA per tahun berjalan. Jangan hanya percaya klaim di website jurnal.
Perbandingan Harga SINTA 2 dengan SINTA Lainnya

Secara umum, pola biaya publikasi jurnal nasional adalah sebagai berikut:
- SINTA 1: Rp3.000.000 hingga Rp6.000.000
- SINTA 2: Rp1.500.000 hingga Rp4.000.000
- SINTA 3 dan 4: Rp500.000 hingga Rp2.000.000
- SINTA 5 dan 6: Gratis hingga Rp500.000
Data ini selaras dengan laporan evaluasi jurnal nasional yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada periode 2025.
Apakah Harga Publikasi Menjamin Artikel Diterima

Jawabannya tidak. Biaya publikasi tidak menjamin acceptance. Keputusan tetap bergantung pada:
- Kebaruan topik
- Kekuatan metodologi
- Relevansi dengan scope jurnal
- Kualitas analisis dan diskusi
Seperti dikatakan oleh Robert K. Merton, sosiolog ilmu pengetahuan, kualitas ilmiah harus berdiri independen dari faktor ekonomi.
Kesimpulan
Harga publikasi jurnal SINTA 2 berada pada kisaran menengah yang masih realistis bagi peneliti Indonesia, terutama jika dibandingkan dengan jurnal internasional. Dengan memahami faktor penentu biaya, risiko jurnal tidak kredibel, serta strategi penghematan yang tepat, kamu bisa merencanakan publikasi secara lebih matang dan aman.
Jika kamu sedang mempersiapkan artikel ilmiah dan menargetkan jurnal SINTA 2, mulailah dari pemetaan jurnal yang sesuai bidangmu, siapkan naskah terbaik, dan jangan tergiur harga terlalu murah. Publikasi bukan sekadar soal biaya, tetapi investasi akademik jangka panjang.
Sekarang giliran kamu. Mulai evaluasi jurnal targetmu hari ini, cek akreditasinya, hitung anggaran publikasi, dan siapkan artikel dengan kualitas terbaik. Publikasi SINTA 2 bukan sekadar target administratif, tapi langkah strategis membangun reputasi ilmiahmu.
FAQ
1. Berapa harga publikasi jurnal SINTA 2 terbaru?
Harga publikasi jurnal SINTA 2 umumnya berada pada kisaran Rp1.500.000–Rp4.000.000 per artikel. Biaya ini disebut Article Processing Charge (APC) dan biasanya dibayarkan setelah artikel dinyatakan diterima oleh editor.
2. Apakah ada jurnal SINTA 2 yang gratis tanpa biaya publikasi?
Ada, tetapi jumlahnya sangat terbatas. Jurnal SINTA 2 gratis biasanya dikelola universitas negeri dengan subsidi institusi, memiliki kuota kecil, dan waktu tunggu publikasi relatif lebih lama karena seleksi sangat ketat.
3. Kapan biaya publikasi jurnal SINTA 2 harus dibayar?
Pada sebagian besar jurnal, biaya baru dibayarkan setelah artikel berstatus accepted. Biaya di awal biasanya hanya biaya submit atau bahkan gratis, tergantung kebijakan masing-masing jurnal.

