Apa sebenarnya syarat publikasi jurnal Sinta 2, siapa saja yang bisa mengajukan, kapan waktu terbaik submit, di mana mencari jurnal terakreditasi, mengapa standar ini begitu ketat, dan bagaimana cara agar artikel kamu lolos review tanpa revisi besar? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan mahasiswa S2, S3, dosen, dan peneliti yang sedang mengejar kelulusan, kenaikan jabatan fungsional, atau target hibah penelitian. Artikel ini akan membahas secara komprehensif dan praktis agar kamu tidak hanya paham teori, tetapi juga siap praktik.
Apa Itu Jurnal Sinta 2?

Sebelum membahas syarat publikasi jurnal Sinta 2, kamu perlu memahami sistem pemeringkatan jurnal di Indonesia.
SINTA adalah singkatan dari Science and Technology Index yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui platform SINTA.
Sistem ini mengindeks dan memeringkat jurnal nasional berdasarkan kualitas manajemen, substansi artikel, dan dampak sitasi.
Menurut pedoman akreditasi jurnal ilmiah melalui sistem ARJUNA, jurnal nasional diklasifikasikan dalam 6 peringkat:
- Sinta 1, setara internasional bereputasi
- Sinta 2, sangat baik dan bereputasi nasional tinggi
- Sinta 3 sampai Sinta 6, dengan standar bertahap
Sinta 2 termasuk kategori unggul. Berdasarkan data statistik SINTA tahun 2025, kurang dari 20 persen jurnal nasional terakreditasi berhasil mencapai peringkat Sinta 2. Artinya, standar seleksinya ketat dan kompetitif.
Mengapa Publikasi di Sinta 2 Itu Penting?

1. Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen
Berdasarkan Pedoman Angka Kredit Dosen dari Kemendikbudristek, publikasi di jurnal Sinta 2 memiliki nilai kredit lebih tinggi dibanding Sinta 3 hingga 6. Ini sangat berpengaruh untuk percepatan jabatan Lektor, Lektor Kepala, bahkan Profesor.
2. Syarat Kelulusan Pascasarjana
Banyak kampus negeri dan swasta mensyaratkan publikasi minimal di jurnal terindeks Sinta 2 untuk mahasiswa S2 dan S3. Kebijakan ini merujuk pada standar mutu pendidikan tinggi nasional.
3. Reputasi Akademik dan Sitasi
Menurut studi bibliometrik tahun 2024 oleh tim riset Universitas Indonesia, artikel di jurnal Sinta 2 memiliki tingkat sitasi rata rata 2,5 kali lebih tinggi dibanding jurnal Sinta 4 dan 5. Artinya, peluang karya kamu dibaca dan dikutip lebih besar.
Syarat Publikasi Jurnal Sinta 2 Secara Umum

Berikut adalah syarat publikasi jurnal Sinta 2 yang perlu kamu penuhi:
1. Artikel Orisinal dan Bebas Plagiarisme
- Tingkat kemiripan maksimal biasanya di bawah 20 persen
- Menggunakan aplikasi seperti Turnitin atau iThenticate
- Tidak pernah dipublikasikan di jurnal lain
Menurut pedoman etika publikasi Committee on Publication Ethics, integritas akademik adalah fondasi utama kualitas jurnal.
2. Mengikuti Template dan Author Guidelines
Setiap jurnal Sinta 2 memiliki template berbeda. Umumnya mencakup:
- Struktur IMRAD, Introduction, Methods, Results, and Discussion
- Abstrak Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
- Referensi minimal 15 sampai 25 sumber
- 70 persen referensi dari jurnal ilmiah terbaru 5 sampai 10 tahun terakhir
Jika kamu mengabaikan template, kemungkinan besar artikel langsung ditolak pada tahap desk review.
3. Metodologi yang Jelas dan Relevan
Reviewer sangat fokus pada:
- Kejelasan desain penelitian
- Validitas dan reliabilitas instrumen
- Analisis data yang sesuai
Profesor John Creswell dalam bukunya Research Design menyatakan bahwa kekuatan metodologi menentukan kredibilitas temuan. Prinsip ini juga menjadi acuan reviewer jurnal bereputasi.
4. Kontribusi Ilmiah yang Jelas
Artikel kamu harus memiliki:
- Novelty atau kebaruan
- Gap penelitian yang jelas
- Implikasi teoritis atau praktis
Tanpa kontribusi signifikan, artikel sulit lolos karena jurnal Sinta 2 menuntut nilai tambah bagi pengembangan ilmu.
Proses Publikasi di Jurnal Sinta 2

1. Submission Online
Kamu mengunggah artikel melalui sistem OJS, Open Journal System.
2. Desk Evaluation
Editor memeriksa:
- Kesesuaian fokus dan scope
- Kelengkapan dokumen
- Kepatuhan pada template
Sekitar 30 sampai 40 persen artikel biasanya gugur di tahap ini.
3. Peer Review
Artikel dikirim ke 2 atau 3 reviewer anonim. Proses ini bisa berlangsung 1 sampai 3 bulan.
4. Revisi
Revisi minor atau mayor. Di tahap ini kamu harus responsif dan argumentatif dengan sopan.
5. Accepted dan Published
Jika lolos, artikel dijadwalkan terbit sesuai edisi.
Total waktu publikasi rata rata 3 sampai 6 bulan, tergantung kebijakan jurnal.
Tips Lolos Publikasi Jurnal Sinta 2

Agar kamu tidak hanya memenuhi syarat publikasi jurnal Sinta 2 secara administratif, berikut strategi praktisnya:
1. Analisis Artikel yang Sudah Terbit
Pelajari 5 sampai 10 artikel terbaru di jurnal target. Perhatikan:
- Pola penulisan
- Kedalaman analisis
- Gaya diskusi
Ini membantu kamu menyesuaikan standar kualitas.
2. Gunakan Referensi Bereputasi
Minimal 70 persen referensi dari jurnal terindeks Scopus atau Sinta 1 dan 2. Gunakan database seperti Google Scholar, Dimensions, atau Scopus.
3. Perkuat Diskusi
Jangan hanya menyajikan data. Bandingkan dengan penelitian sebelumnya, jelaskan persamaan dan perbedaan, lalu tarik implikasi.
4. Gunakan Bahasa Akademik yang Jelas
Hindari kalimat bertele tele. Reviewer lebih menghargai tulisan padat, sistematis, dan langsung pada inti.
5. Pertimbangkan Proofreading Profesional
Banyak artikel ditolak bukan karena ide buruk, tetapi karena tata bahasa dan struktur lemah.
Kesalahan Umum yang Membuat Artikel Ditolak

Berikut kesalahan yang sering terjadi:
- Tidak sesuai scope jurnal
- Metode penelitian tidak konsisten
- Referensi usang
- Diskusi dangkal
- Tidak menjawab gap penelitian
Menurut laporan evaluasi internal beberapa jurnal nasional tahun 2025, lebih dari 50 persen penolakan disebabkan lemahnya bagian discussion dan novelty yang tidak tegas.
Apakah Mahasiswa Bisa Publikasi di Sinta 2?

Tentu bisa. Tidak ada larangan bagi mahasiswa, asalkan:
- Artikel memenuhi standar ilmiah
- Dibimbing dosen berpengalaman
- Memiliki metodologi kuat
Bahkan, banyak jurnal Sinta 2 justru mendorong kolaborasi mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan kualitas riset nasional.
Checklist Syarat Publikasi Jurnal Sinta 2

Agar lebih praktis, berikut ringkasan checklist untuk kamu:
- Artikel orisinal dan bebas plagiarisme
- Mengikuti template jurnal target
- Minimal 15 sampai 25 referensi terbaru
- Metodologi jelas dan valid
- Ada kebaruan penelitian
- Diskusi mendalam dan argumentatif
- Bahasa akademik rapi
- Sesuai scope jurnal
Jika semua poin ini terpenuhi, peluang diterima jauh lebih besar.
Penutup
Publikasi di jurnal Sinta 2 bukan sekadar formalitas akademik, tetapi langkah strategis untuk membangun reputasi ilmiah kamu. Prosesnya memang ketat, namun dengan persiapan matang, strategi tepat, dan konsistensi revisi, kamu bisa menembus standar tersebut.
Mulailah dengan memilih jurnal yang sesuai bidang riset kamu, pelajari pedomannya secara detail, lalu siapkan artikel terbaikmu. Jangan takut revisi, karena setiap komentar reviewer adalah peluang untuk naik kelas.
Sekarang giliran kamu. Apakah artikel yang sedang kamu siapkan sudah memenuhi syarat publikasi jurnal Sinta 2? Jika belum, perbaiki dari hari ini dan jadikan proses ini sebagai investasi jangka panjang dalam karier akademikmu.
FAQ
1. Apakah jurnal Sinta 2 sama dengan jurnal internasional bereputasi?
Tidak sama. Jurnal Sinta 2 adalah jurnal nasional terakreditasi dengan peringkat tinggi di sistem SINTA yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Sementara jurnal internasional bereputasi biasanya terindeks Scopus Q1 sampai Q4 atau Web of Science. Namun, secara kualitas nasional, Sinta 2 sudah termasuk kategori unggul dan sangat diperhitungkan dalam penilaian akademik.
2. Berapa lama proses publikasi di jurnal Sinta 2?
Rata rata prosesnya memakan waktu 3 sampai 6 bulan. Tahapan meliputi:
- Desk review oleh editor
- Proses peer review oleh minimal 2 reviewer
- Revisi minor atau mayor
- Final acceptance dan penjadwalan terbit
Beberapa jurnal bisa lebih cepat jika antrean tidak terlalu panjang, tetapi kamu tetap harus menyiapkan waktu cadangan terutama jika artikel dibutuhkan untuk syarat kelulusan atau kenaikan jabatan.
3. Apakah ada biaya publikasi di jurnal Sinta 2?
Sebagian besar jurnal Sinta 2 menerapkan Article Processing Charge, APC. Biayanya bervariasi, biasanya antara Rp500.000 sampai Rp2.500.000 tergantung kebijakan masing masing jurnal.
Namun, ada juga jurnal yang gratis tanpa biaya publikasi, terutama yang didanai institusi atau hibah penelitian.
