Publikasi Jurnal SINTA 2

Cara Mempercepat Publikasi Jurnal SINTA 2 Sesuai Prosedur

Tenggat BKD tinggal beberapa bulan, yudisium sudah di depan mata, atau pengajuan jabatan fungsional sedang menunggu satu syarat lagi. Situasi seperti ini membuat banyak dosen dan peneliti mencari tahu apakah ada jalur yang lebih cepat untuk terbit di jurnal SINTA 2.

Jawabannya: ada, tapi bukan jalur instan. Yang disebut fast track dalam ekosistem jurnal nasional bukan berarti terbit tanpa review atau tanpa antrean. Artinya lebih tepat adalah proses yang dipersingkat karena naskah sudah siap, jurnal dipilih dengan tepat, dan tidak ada langkah yang terulang karena kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.

Jurnal SINTA 2 termasuk dalam kategori jurnal nasional terakreditasi dengan kualitas ilmiah yang cukup tinggi. Artikel yang masuk ke dalamnya akan melewati proses seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan awal oleh editor hingga telaah mendalam oleh reviewer.

Karena itulah banyak penulis yang menghadapi kendala di tahap review — bukan karena topik penelitian mereka tidak relevan, melainkan karena naskah yang dikirim belum memenuhi standar yang diharapkan jurnal.

Artikel ini membahas apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum naskah dikirim ke jurnal SINTA 2, mulai dari struktur tulisan hingga referensi.

Update regulasi: Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah berlaku sejak 7 Juli 2026. Untuk penetapan baru, peringkat akreditasi jurnal nasional kini hanya Sinta 1 sampai Sinta 4. Jurnal yang masih berstatus Sinta 5 atau Sinta 6 tetap sah sampai masa akreditasinya berakhir dan artikel yang terbit di sana tetap diakui, namun saat reakreditasi peringkat minimal yang diberikan adalah Sinta 4. Sebelum submit, pastikan status akreditasi jurnal incaran Anda masih aktif di laman resmi sinta.kemdiktisaintek.go.id.

Apa Itu Jurnal SINTA 2?

SINTA (Science and Technology Index) adalah sistem pemeringkatan jurnal ilmiah nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Portal resminya dapat diakses di sinta.kemdiktisaintek.go.id.

Jurnal SINTA 2 menempati peringkat kedua dalam hierarki penilaian, di bawah SINTA 1. Jurnal pada level ini telah memenuhi standar akreditasi nasional yang ditetapkan oleh Arjuna (Akreditasi Jurnal Nasional), dengan nilai yang cukup tinggi untuk diakui dalam berbagai keperluan akademik dan kenaikan jabatan fungsional.

Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026 yang berlaku sejak 7 Juli 2026, penetapan peringkat aktif hanya berlaku untuk SINTA 1 hingga SINTA 4. Pastikan jurnal yang Anda tuju masih aktif terdaftar sebelum mengirimkan naskah.

Mengirimkan artikel ke jurnal SINTA 2 berarti naskah Anda akan bersaing dengan karya dari penulis-penulis berpengalaman yang sudah memahami standar penulisan ilmiah. Persiapan yang matang menjadi faktor pembeda.

Mengapa Banyak Naskah Tidak Lolos Review?

Sebelum membahas cara mempersiapkan naskah, penting untuk memahami mengapa naskah sering ditolak di tahap review. Ada beberapa pola yang berulang.

Struktur tidak sesuai panduan penulis. Setiap jurnal memiliki Author Guidelines yang berbeda-beda. Jumlah kata, format judul, urutan bagian artikel, hingga gaya sitasi bisa berbeda antar jurnal. Naskah yang tidak mengikuti panduan ini hampir pasti dikembalikan bahkan sebelum masuk ke meja reviewer.

Landasan teori dan kajian literatur yang tipis. Reviewer jurnal SINTA 2 biasanya melihat seberapa dalam penulis memahami konteks penelitian yang ada. Kajian literatur yang terlalu singkat atau hanya merangkum tanpa analisis kritis menjadi catatan merah yang umum.

Metodologi tidak dijelaskan secara rinci. Penelitian yang baik harus bisa direplikasi. Jika prosedur pengumpulan data, instrumen, atau teknik analisis tidak dijelaskan dengan jelas, reviewer akan mempertanyakan validitas hasil penelitian.

Simpulan tidak menjawab rumusan masalah. Simpulan yang hanya merangkum isi tanpa menjawab pertanyaan penelitian secara eksplisit dianggap lemah. Reviewer mengharapkan simpulan yang tegas dan berbasis data.

Komponen Naskah yang Perlu Diperhatikan

Naskah yang siap dikirim ke jurnal SINTA 2 terdiri dari beberapa bagian utama. Masing-masing memiliki fungsi yang tidak bisa diabaikan.

1. Judul

Judul adalah hal pertama yang dibaca editor. Judul yang baik bersifat spesifik, mencerminkan isi penelitian, dan menggunakan kata kunci yang relevan. Hindari judul yang terlalu panjang atau terlalu umum. Judul sebaiknya tidak lebih dari 15 kata, namun tetap informatif.

2. Abstrak

Abstrak berfungsi sebagai ringkasan mandiri dari keseluruhan artikel. Di dalamnya harus termuat tujuan penelitian, metode yang digunakan, hasil utama, dan simpulan. Kebanyakan jurnal membatasi abstrak antara 150 hingga 250 kata. Abstrak yang baik memungkinkan pembaca memahami isi artikel tanpa harus membaca seluruh naskah.

3. Kata Kunci

Pemilihan kata kunci yang tepat membantu artikel ditemukan dalam indeks jurnal maupun mesin pencari ilmiah. Pilih 4 hingga 6 kata kunci yang mencerminkan topik utama, metode, atau konteks penelitian. Gunakan istilah yang lazim dipakai dalam bidang ilmu yang bersangkutan.

4. Pendahuluan

Pendahuluan bertugas meletakkan konteks penelitian. Di sinilah Anda menjelaskan mengapa topik ini penting, apa yang sudah diketahui sebelumnya, dan apa celah (gap) yang ingin diisi oleh penelitian Anda. Pendahuluan yang kuat membuat reviewer ingin melanjutkan membaca.

5. Metode

Bagian metode harus ditulis cukup rinci sehingga penelitian Anda bisa direplikasi oleh peneliti lain. Jelaskan desain penelitian, populasi dan sampel, instrumen pengumpulan data, prosedur pelaksanaan, serta teknik analisis data yang digunakan. Jangan hanya menyebut nama metode tanpa penjelasan operasionalnya.

6. Hasil dan Pembahasan

Hasil menyajikan temuan secara objektif — data, tabel, grafik — tanpa interpretasi berlebihan. Pembahasan menganalisis temuan tersebut dalam kaitannya dengan teori dan penelitian sebelumnya. Pembahasan yang baik tidak hanya menjelaskan apa yang ditemukan, tapi juga mengapa temuan itu bermakna dan bagaimana posisinya dalam khazanah ilmu yang ada.

7. Simpulan

Simpulan harus menjawab secara langsung rumusan masalah atau tujuan penelitian yang disebutkan di pendahuluan. Hindari menulis simpulan yang sekadar merangkum paragraf-paragraf sebelumnya. Tambahkan pula implikasi penelitian dan saran untuk penelitian selanjutnya jika relevan.

8. Daftar Pustaka

Gunakan referensi yang mutakhir — idealnya terbitan 10 tahun terakhir untuk sebagian besar sumber, kecuali untuk karya-karya klasik yang memang menjadi fondasi teori. Perhatikan format sitasi yang diminta jurnal, apakah APA, Vancouver, Harvard, atau lainnya, dan gunakan secara konsisten dari awal hingga akhir naskah.

Cara Mengecek Kesesuaian Naskah Sebelum Submit

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan naskah benar-benar siap sebelum dikirimkan.

1. Baca Author Guidelines Secara Menyeluruh

Panduan penulis bukan sekadar formalitas. Di dalamnya terdapat ketentuan panjang artikel, format penulisan, struktur naskah, gaya sitasi, hingga persyaratan file yang harus diunggah. Baca panduan ini dari awal hingga akhir sebelum mulai menyesuaikan naskah.

2. Periksa Kesesuaian Format

Setelah membaca panduan, periksa satu per satu apakah format naskah Anda sudah sesuai. Mulai dari ukuran font, margin, spasi baris, format judul dan subjudul, hingga penomoran halaman. Detail kecil seperti ini sering terlewat tapi bisa menjadi alasan naskah dikembalikan sebelum diulas.

3. Gunakan Reference Manager

Alat seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote membantu memastikan semua referensi terformat konsisten sesuai gaya sitasi yang diminta. Referensi yang berantakan — ada yang pakai titik, ada yang pakai koma, urutan berbeda-beda — memberikan kesan naskah dikerjakan tergesa-gesa.

4. Lakukan Cek Plagiarisme

Kebanyakan jurnal SINTA 2 menggunakan Turnitin atau iThenticate untuk memeriksa originalitas naskah. Tingkat kesamaan yang ditoleransi biasanya di bawah 20 hingga 25 persen, tergantung kebijakan masing-masing jurnal. Lakukan cek internal sebelum submit untuk menghindari penolakan di tahap screening awal.

5. Minta Proofreading

Sebelum mengirimkan naskah, minta kolega atau rekan sejawat membaca naskah Anda. Mereka bisa memberikan masukan yang tidak Anda sadari karena sudah terlalu dekat dengan teks. Proofreading sederhana sering kali berhasil menangkap kesalahan yang tidak terdeteksi oleh penulis sendiri.

Memilih Jurnal SINTA 2 yang Tepat untuk Naskah Anda

Tidak semua jurnal SINTA 2 cocok untuk semua topik. Memilih jurnal yang tepat adalah bagian dari strategi publikasi yang baik.

Pertama, pastikan scope atau ruang lingkup jurnal sesuai dengan topik penelitian Anda. Jurnal memiliki fokus bidang masing-masing — pendidikan, kesehatan, teknik, sosial humaniora, dan lain-lain. Mengirim naskah ke jurnal yang tidak relevan secara bidang hampir selalu berakhir dengan desk rejection.

Kedua, periksa riwayat terbitan jurnal. Jurnal yang aktif menerbitkan edisi secara reguler menunjukkan manajemen editorial yang berjalan baik. Ini penting karena berdampak pada lamanya waktu proses review.

Ketiga, perhatikan indeks tambahan jurnal tersebut. Beberapa jurnal SINTA 2 juga terindeks di database internasional seperti DOAJ atau Google Scholar, yang bisa menambah nilai dan jangkauan artikel Anda.

Untuk panduan lebih lengkap dalam menentukan jurnal yang paling sesuai, baca artikel kami tentang cara memilih jurnal SINTA 2.

CALL FOR PAPER PENDAMPINGAN PUBLIKASI JURNAL NASIONAL SINTA 2, 3, dan 4

Naskah sudah ada, tapi masih bingung pilih jurnal yang tepat? Salah pilih jurnal atau format naskah tidak sesuai ketentuan bisa bikin proses publikasi molor berbulan-bulan, padahal jadwal sidang atau pengajuan jafung makin dekat.

Kini, WR Publishing mendampingi proses publikasi SINTA 2–4 mulai dari pemilihan jurnal sampai artikel terbit, sesuai bidang naskah dan kebutuhan akademikmu.

Benefit yang Didapat:
✅ Rekomendasi jurnal sesuai bidang
✅ Templating & review naskah
✅ Penyusunan referensi Mendeley
✅ Proofreading
✅ Cek similarity Turnitin Premium
✅ Pendampingan submit & revisi minor
✅ LoA 2-7 hari
✅ Link terbit + E-Certificate

Keunggulan WR Publishing:
1. Pendampingan naskah sampai diterima dan terbit
2. Biaya all-in sudah termasuk APC, transparan dari awal
3. Konsultasi gratis kapan pun kamu butuh, bahkan setelah terbit

Layanan ini biasa dipakai untuk kebutuhan syarat sidang S1, S2 dan S3 maupun angka kredit jabatan fungsional (jafung) dosen.

Saatnya Publish Jurnal Tepat Waktu Bersama Kami!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan jurnal SINTA 1 dan SINTA 2?

Jurnal SINTA 1 memiliki skor akreditasi lebih tinggi dibanding SINTA 2 berdasarkan penilaian Arjuna. Keduanya termasuk jurnal nasional terakreditasi, namun SINTA 1 umumnya memiliki standar seleksi yang lebih ketat dan diakui untuk keperluan kenaikan jabatan fungsional tertentu yang mensyaratkan peringkat lebih tinggi.

Berapa lama proses review di jurnal SINTA 2?

Lamanya proses review bervariasi antar jurnal. Sebagian besar membutuhkan waktu antara satu hingga tiga bulan untuk proses review awal. Beberapa jurnal bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung volume naskah yang masuk dan ketersediaan reviewer.

Apakah naskah berbahasa Indonesia bisa diterima jurnal SINTA 2?
Ya. Sebagian besar jurnal SINTA 2 menerima naskah dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Namun, beberapa jurnal menentukan bahasa tertentu sebagai syarat. Periksa Author Guidelines masing-masing jurnal untuk memastikan.

Bagaimana cara mengecek apakah jurnal masih aktif di SINTA?

Kunjungi portal resmi SINTA di sinta.kemdiktisaintek.go.id dan gunakan fitur pencarian jurnal. Di sana Anda bisa melihat status akreditasi, peringkat SINTA, dan periode akreditasi jurnal yang bersangkutan.